Menulis Lagi

Halo Semua, Assalamualaikum
Saya mulai menulis lagi. Saya lagi galau karena tidak bisa menjadi expert di suatu bidang yang saya keluti. Belajar berbagai hal mulai dari skill teknis perkodingan sampai ilmu marketing atau manajemen sudah dipelajari baik itu online atau seminar. Semua hal itu dilakukan dengan ikhlas dan dengan tujuan ingin belajar saja gitu dan tidak ada niat jadi profesional pada hal tersebut.

Pada waktu fokus pada perkodingan, saya sudah melakukan berbagai macam workshop, training dan juga kursus daring. Menarik belajar berbagai macam bahasa pemrograman, kalau mengobrol sama orang bisa menyambung tapi ya itu kurang mendalam. Kerja pun beberapa project diikuti berbagai macam bahasa tapi satu hal yang saya keluhkan yaitu belajar dengan ekstrem dari awal dan awal lagi.

Tidak dapat dipungkiri bahwa hal ini tidak baik. Selain membuat banyak waktu habis belajar yang bahkan belum tentu bidang tersebut akan ditekuni, tapi juga membuat prioritas akan menjadi kacau. Beberapa prioritas di umur sekarang yaitu sudah seharusnya memulai suatu fondasi yang akan dijalani sampai tua seperti bekerja atau memiliki usaha sendiri.

Sebenarnya sudah kerja dan memiliki usaha yang dirintis, namun karena hal multitasking itu lagi menjadi hambatan. Saya sudah kerja sebagai fullstack developer dan juga sudah merintis usaha jasa membuat website. Mulai resign dari kerja karena tidak bisa fokus untuk bantu orangtua walau yang dibantu juga tidak banyak tapi menjadi beban pikiran ya sudah saya pilih untuk resign dan tidak menyesalinya.

Untuk usaha jasa baru rintis setelah resign, namun sayangnya saya stuck di manajemen waktu. Kadang tidur larut dalam hal belajar manajemen, marketing, dan skill teknis dan kadang ingin sekali untuk self-reward seperti main game atau baca komik. Tanpa disadari self-reward menjadi hal yang mengganggu konsentrasi bahkan ketika belajar pun menjadi terhambat atau dikerjakan berbarengan. Hal tersebut adalah pekerjaan yang saya anggap sia-sia karena yang belajar pun tidak dapat apalagi tugas dari pekerjaan saya yang harus dilakukan.

Saya tahu hal itu dengan cepat, tapi saya tidak bisa bertindak. Saya tidak suka menyalahkan keadaan. Solusi yang terpikir saat saya menulis antara lain

  1. Miliki Ruang Sendiri
  2. Ikut Komunitas/Kegiatan
  3. Bangun Team
  4. Cari Tools Produktivitas
  5. Jangan Lupa Ibadah

Untuk penjelasan kelima ini mungkin kapan-kapan, itu pun kalau saya ingat. Lagian toh ga ada orang yang membaca, kalau ada terima kasih sudah mampir. Saatnya cari makan jam 23:42 🙂

Wassalamualaikum, tetap semangat

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *